Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2015

CARA MEMBLOKIR SITUS DENGAN SQUID UBUNTU

Cara Memblokir Situs Dengan Squid di Ubuntu ~ SQUID adalah sebuah software untuk platform linux yang berfungsi untuk Web Proxy.
Apa itu web proxy ?  Dalam penggunaanya, web proxy atau squid biasanya digunakan untuk memberikan sebuah akses terbatas bagi komputer client. Contoh : Perusahaan A ingin karyawanya tidak bisa mengakses situswww.blabla.com, maka digunakanya squid proxy pada komputer yang memberikan layananya.  
Pentingkah ? Kalau contohnya seperti kasus diatas, maka penting. Nah ini juga bisa dipraktekan untuk jaringan internet rumahan yang memakai speedy. Ok, kita langsung ke pembahasan saja. 
Cara Memblokir Situs Dengan Squid di Ubuntu 
1. Sebelum melakukan konfigurasi squid, pastikan komputer server telah disetting menjadi router.
2. Setelah langkah diatas terpenuhi, buka terminal kemudian ketikan 
sudo su
3. kemudian install squid proxy nya, ketik 
sudo apt-get install squid
kemudian ketika Y diikuti enter.
Karena saya menggunakan Ubuntu 14.10 jadi saya mendapatkan versi squid 3.3, jika anda menggunakan ubuntu 11.10 maka anda akan mendapat versi squid 2.7. Bedanya apa ? bedanya hanya pada peletakan foldernya, jika squid 3 berada pada /etc/squid3/ sedangkan squid 2.7 beradapa pada /etc/squid/. jadi Anda harus menyesuaikan lokasi direktori squid Anda. 
4. Buka konfigurasi squid, dengan cara 
sudo gedit /etc/squid3/squid.conf
5. Hilangkan tanda pagar pada  #http_port 3128 sehingga menjadi
http_port 3128 transparent
6.  Ubah #cache_mem 256 MB atau #cache_mem 8 MB menjadi
cache_mem 16 MB
7. ubah #cache_mgr menjadi
cache_mgr indra@webmaster
indra@webmaster bisa diubah sesuai selesa Anda.
8. ubah #visible_hostname atau jika tidak ada tambahkan pada dibawah tag visible hostname menjadi
visible_hostname Indra@webmaster
tambahkan dibawah default

 9. Lalu tambahkan listing program dibawah ini tepat dibawah ACL Connect Method Connect
acl alamat dstdomain "/etc/squid3/alamat"
http_access deny alamat
acl lan src 192.168.50.0/24
http_access allow lan
http_access allow all
tambahkan tepat dibawah acl conncet

 "/etc/squid/alamat" adalah lokasi direktori file daftar situs yang diblokir.
alamat adalah nama filenya.

10. kemudian cari http_access deny all lalu tambahkan tanda pagar, menjadi
#http_access deny all
simpan file squid tadi, dan close dari editor.

Sekarang membuat daftar alamat situs web yang diblokir.
 11. buka terminal kemudian ketik
sudo gedit /etc/squid3/alamat
12. kemudian masukan daftar situs yang akan di blokir, misalkan
www.detik.com
www.kompas.com
www.xxx.com
direktori file ini harus sama pada squid.conf tadi

13. Kemudian save dan keluar dari editor. kemudian ketikan squid3 -z pada terminal, jika muncul keterangan squid already running  ! xxxx berarti konfigurasi tadi sudah benar.

contoh konfigurasi benar

14. kemudian ketikan list program dibawah pada terminal.
iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.10.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
14. Enter, kemudian ketik lagi
iptables-save > /etc/iptables
15. Enter, kemudian ketik lagi
/etc/init.d/squid3 restart
16. Anda telah berhasil memblokir situs dengan squid web proxy, silahkan cek pada client dari server Anda.

sumber : www.rizkaafifnailufar.blogspot.com

Jumat, 05 April 2013

Pengertian Internet





1. Pengertian Internet Menurut Situs Wikipedia Indonesia

Internet merupakan singkatan dari interconnection-networking. Secara harfiah internet adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot (WiFi) dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP), PDA, iPad atau PC Tablet menggunakan fasilitas yang disebut 3G atau GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.

2. Pengertian Internet Menurut Para Ahli / Pakar

• Pengertian menurut seorang pakar internet asal Indonesia, Onno W. Purbo menjelaskan bahwa Internet dengan berbagai aplikasinya seperti Web, VoIP, E-mail pada dasarnya merupakan media yang digunakan untuk mengefesiensikan proses komunikasi. (Prihatna, 2005, p7).

• Menurut tim penelitian dan pengembangan wahana komputer (2005, p4), Internet adalah metode untuk menghubungkan berbagai komputer ke dalam satu jaringan global, melalui protokol yang disebut Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP).

• Menurut Lani Sidharta (1996) : walaupun secara fisik Internet adalah interkoneksi antar jaringan komputer namun secara umum Internet harus dipandang sebagai sumber daya informasi. Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya.

• Drew Heywood (1996) menerangkan : sejarah Internet bermula pada akhir dekade 60-an saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi Internetworking. Yaitu standar yang mampu menghubungkan segala jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu beroperasi didalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.

• Definisi menurut strauss, El-Ansary, Frost (2003, p8) Internet adalah seluruh jaringan yang saling terhubung satu sama lain. Beberapa komputer-komputer dalam jaringan ini menyimpan file, seperti halaman web, yang dapat diakses oleh seluruh jaringan komputer.

• Menurut O'Brien (2003, p10) Internet merupakan jaringan komputer yang berkembang pesat dari jutaan bisnis, pendidikan, dan jaringan pemerintahan yang saling berhubungan dengan jumlah penggunanya lebih dari 200 negara.

• Menurut Allan (2005, p12) internet adalah sekumpulan jaringan komputer yang saling terhubung secara fisik dan memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan protokol komunikasi tertentu yang disebut Internet Protocol (IP) dan Transmission Control Protocol (TCP). Protokol adalah spesifikasi sederhana mengenai bagaimana komputer saling bertukar informasi.


Berdasarkan beberapa pendapat diatas, maka dapat disimpulkan bahwa internet adalah suatu jaringan komunikasi antara komputer yang besar, mencakup seluruh dunia dan berbasis pada sebuah protokol yang disebut TCP / IP. Selain itu, internet dapat disebut sebagai sumber daya informasi yang dapat digunakan oleh seluruh dunia dalam mencari informasi.

Agar dapat mengakses internet sesudah berlangganan dengan Internet Service Provider (ISP) diperlukan perangkat lunak (software) berupa browser internet. Ada beberapa browser yang populer di jagad maya seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, IE, Opera, Safari, dll.


sumber : enetter.blogspotcom

Kamis, 14 Maret 2013

Firewall Dalam Jaringan Komputer

Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya.

Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah Firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda.

Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan korporat di dalamnya, maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, menjadi esensial.” Jadi Firewall adalah suatu mekanisme untuk melindungi keamanan jaringan komputer dengan menyaring paket data yang keluar dan masuk di jaringan. Paket data yang “baik” diperbolehkan untuk melewati jaringan dan paket data yang dianggap “jahat” tidak diperbolehkan melewati jaringan.




Fungsi Firewall 

A. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat. Beberapa kriteria yang dilakukan firewall apakah memperbolehkan paket data lewati atau tidak, antara lain :
  1. Alamat IP dari komputer sumber.
  2. Port TCP/UDP sumber dari sumber.
  3. Alamat IP dari komputer tujuan.
  4. Port TCP/UDP tujuan data pada komputer tujuan.
  5. Informasi dari header yang disimpan dalam paket data.
B. Melakukan autentifikasi terhadap akses.
C. Aplikasi proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi.
D. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini Memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan penjebolan jaringan.


sumber : cybercomputer.com